Budidaya Jahe Emprit dalam polybag

Post On: August 21, 2014
By: usahabudidaya

rimpang jahe emprit

Budidaya Jahe Emprit dalam polybag - Jahe emprit atau dikenal juga sebagai jahe Sunti merupakan jenis jahe dengan rimpang kecil, rata cenderung pipih dan tidak mengembung. Kelebihan jahe ini dibanding dengan jenis lainya adalah kandungan gingerol, zingeron, dan shogaol yang dimiliki jahe emprit lebih tinggi dibandingkan dengan jenis yang lain, hal ini menyebabkan  jahe emprit memiliki rasa pedas dan lebih panas.

Dalam pemanfaatanya jahe emprit sering digunakan sebagai obat tradisional herbal. Jahe emprit dan jahe merah sering digunakan untuk bahan pembuatan produk ekstrak oleoresin dan juga minyak atsiri.

Cara dan teknik budidaya jahe emprit secara umum sama dengan jenis jahe lainya seperti jahe gajah dan jahe merah.

Penyiapan Media Tanam Jahe Emprit

Sebelum melakukan pembibitan terlebih dahulu kita siapkan media tanam. Media tanam tidak jauh berbeda dengan tanaman lainya, yaitu tanah atau sekam dan dicampur dengan pupuk kandang

Penyiapan Benih Jahe Emprit

Untuk benih diambil dari tanaman induk yang sehat dan berusia lebig dari 9 bulan. Bobot rimpang benih yang ideal kurang lebih 20-40 gram. Selanjutnya sebelum disemai bibit harus dibebaskan dari virus penyakit dengan cara potongan bakal bibit tersebut dikemas ke dalam karung  lalu dicelupkan dalam larutan PHEFOC (Pestisida Herbisida E Fungisida O C) selama 15 menit lalu keringkan. (Larutkan 1 tutup PHEFOC ke dalam 14 liter air, tambahkan 2 sendok makan gula pasir, diamkan selama 15 menit, larutan PHEFOC telah siap untuk digunakan).

Rendam kembali dengan zat pengatur tumbuh SOT sekitar 6 jam. ( Larutkan 5 tutup SOT dengan 14 liter air, tambah 2-3 sendok makan gula pasir, diamkan terlebih dahulu selama 15 menit), larutan siap digunakan. Setelah perendaman lalu tiriskan sampe kering. Benih telah siap disemaikan. Penyemaian benih berlangsung antara 3-4 minggu hingga muncul tunas.

Penanaman Bibit Jahe Emprit

Dalam penanaman tidak ada cara khusus, siapkan media tanam dan polybag atau karung bekas. Setelah ditanam siram secukupnya dan jangan langsung diletakan pada ruangan terbuka. Setelah umur lebih 2 bulan bisa ditempatkan ke ruangan terbuka karena tanaman jahe emprit ini akan bagus jika ditempatkan di ruangan terbuka dengan intesitas sinar matahari yang cukup tinggi.

Hama yang sering menyerang tanaman jahe antara lain busuk rimpang yang disebabkan karena bakteri Ralstonia solanacearumdan bercak daun.

Demikian cara budidaya jahe emprit menggunakan polybag sebagai media penanaman. Selamat mencoba, salam budidaya.

Tags: , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>