Mengatasi Hama dan Penyakit Bunga Sedap Malam

Post On: October 7, 2014
By: usahabudidaya

Dalam melakukan budidaya bunga sedap malam hambatan yang sering menimpa petani adalah hama dan penyakit. Hama dan penyakit bunga sedap malam jika tidak ditangani dengan segera akan menurunkan kualitas bunga yang dihasilkan.

Untuk mengatasi masalah hama dan penyakit bunga sedap malam perlu dilakukan Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT) dan Pengendalian Hama Terpadu (PHT). Sebelum melakukan pengendalian terlebih dahulu kita harus mengenal gejala serangan, cara penyebaran dan faktor-faktor sehingga bisa mencegah sedini mungkin.

kebun bunga sedap malam

Hama Bunga Sedap Malam

Hama yang paling sering menyerang tanaman sedap malam adalah thrips (Thaeniothrip sp.), kutu dompolan atau mealybugs (Dysmicoccus brevipes) dan kutu perisai (Coccus sp.). Hama-hama tersebut biasa menyerang tanaman bunga sedap malam ketika musim kemarau panjang.

1. Thrips (Thaeniothrip Sp.)

Hama Thrips (Thaeniothrip Sp.) merupakan hama yang menyebabkan daun menjadi kecoklatan. Hama ini mulai menyerang sejak awal penanaman hingga berbunga. Thrips biasa ditemukan dicelah celah antar daun dan juga pada daun yang masih kuncup.

Ciri-ciri awal adanya serangan hama Thrips adalah munculnya bekas gigitan pada permukaan daun yang nanti kelamaan akan menyebabkan daun berwarna kecoklatan.

Langkah awal pengendalian hama Thrips bisa menggunakan kertas perekat warna kuning, untuk pengendalian bisa disemprot dengan digunakan insektisida berbahan aktif dimetoat atau diafentiuron

2. Kutu Dompolan Atau Mealybugs (Dysmicoccus Brevipes)

Hama Kutu dompolan menyerang dengan cara menghisap cairan sehingga tanaman bisa mati. Kutu ini biasa menyerang disaat musim kemarau, efek paling bahaya ketika hama ini menyerang bagian umbi sehingga menyebabkan gagal panen.

Untuk mengatasi hama kutu dompolan pada tanaman bunga sedap malam bisa menggunakan insektisida berbahan aktif diafentiuron ditambah dengan mineral oil dengan dosis 1 cc/l.

3. Kutu Perisai (Coccus Sp.).

Untuk kutu perisai ini biasa menyerang pada tanaman yang sudah diatas satu tahun. Kutu perisai menyebabkan tanaman menguning lalu layu dan akhirnya mati. Ciri terserangnya hama kutu perisai adalah dengan adanya semut yang mengerubungi tanaman.

Untuk mencegah kutu ini bisa dilakukan perompesan daun atau bisa juga dilakukan penyemprotan dengan bakterisida berbahan aktif streptomisin sulfat

Penyakit Bunga Sedap Malam

1. Penyakit Bercak Daun

Penyakit bercak daun disebabkan oleh Xanthomonas sp. Penyakit ini biasanya terjadi ketika musim hujan.Gejala awal terkenanya penyakit bercak daun adalah munculnya bercak kecoklatan pada daun dan nantinya akan membusuk dan mengering.

Untuk mencegah terjadinya penyakit bercak daun lebih baik dilakukan perompesan daun, bisa juga dilakukan penyemprotan dengan bakterisida berbahan aktif streptomisin sulfat

2. Penyakit Bercak Hitam

Penyakit ini menyerang pada bagian bunga dengan tanda munculnya bercak hitam dan mengeras sehingga bunga tidak bisa mekar.

Untuk mencegah terjadinya penyakit bercak daun lebih baik dilakukan perompesan daun, bisa juga dilakukan penyemprotan dengan bakterisida berbahan aktif streptomisin sulfat

Demikian beberapa hama dan penyakit yang sering dijumpai ketika melakukan budidaya bunga sedap malam. Untuk mencegah penyakit dan hama tersebut pemilihan benih yang baik dan perawatan berkala harus selalu dilakukan dengan baik. Untuk mengatasi hama dan penyakit menggunakan bahan kimia perlu diperhatikan penggunaan dosis, jenis dan waktu penyemprotan agar tidak merusak kelestarian lingkungan.

Tags: , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *