Jenis veriatas Pepaya Unggul Di Indonesia

Mau budidaya pepaya namun bingung memilih Jenis veriatas Pepaya? Jenis pepaya di Indonesia memang sangat beragam, tercatat ada 9 jenis pepaya yang populer ditanam dan digemari oleh masyarakat karena cita rasa yang manis dan kaya akan vitamin.

Pepaya (Carica papaya L.) merupakan tanaman tropis yang berasal dari Meksiko, namun populasi pepaya kini sudah menyebar luas ke seluruh darah tropis di dunia. Di Indonesia sendiri seluruh bagian pohon bisa dimanfaatkan. Daun muda, bunga dan buah pepaya muda bisa di olah menjadi masakan. Sedangkan buah yang matang bisa langsung dinikmati dalam keadaan segar.

Nah jika sebelumnya kita pernah membahas tentang kiat sukses budidaya pepaya kali ini kita akan mengulas secara detail 9 jenis pepaya yang populer di Indonesia

Jenis Varietas Pepaya

1.      Pepaya California

Saat ini pepaya California masih menjadi primadona dikalangan petani dan pedagang buah. Pepaya yang memiliki nama asli “Calina” ini merupakan jenis pepaya asli Indonesia yang menjadi unggulan saat ini.

Pepaya California memiliki buah lonjong yang tidak terlalu besar (berat kisanan 600 gram – 2kg) dengan daging buah berwarna merah cerah, Jenis veriatas Pepaya. Kelebihan lain adalah buah mampu bertahan tanpa pengawet selama 5 hari pada suhu ruangan.

Dari sisi budidaya, pepaya California juga tidak terlalu sulit kuncinya adalah tanah yang subur sedikit berpasir, air yang cukup dan sinar matahari. Proses penanaman sampai panen seitar 8-9 bulan.

Lebih jauh tentang pepaya jenis ini bisa dibaca di artikel: Keunggula pepaya California

2.      Pepaya Bangkok

Pepaya Bangkok

Pepaya Bangkok ini berasal dari Thailand, dibudidayakan di Indonesia pertama kali pada tahun 1980 an sampai sekarang masih banyak peminatnya.

Kelebihan dari pepaya Bangkok adalah buah yang besar ( kisaran 3 kg/buah) dengan daging buah tebal dan rasa yng manis dan berair. Pohon pepaya Bangkok juga dikenal cepat tumbuh dan tergolong mudah ditanam.

Karakter buah yang berair dan kulit yang tipis membuat pepaya Bangkok lebih cepat rusak dibandingkan pepaya California. Namun ukuran yang besar dan rasa manis itu kini sangat digemari oleh industry olahan makanan dan kosmetik.

3.      Pepaya Hawai

pepaya hawaii

Sesuai dengan Namanya, pepaya varietas Hawai ini berasal dari kepulauan Hawaii, Amerika Serikat.  Pepaya ini juga punya nama pepaya solo karena ukuran buah yang bulat kecil (sekitar 0,4 kg) dan cocok dikomsumsi sendirian. Kelebihan dari pepaya hawai adalah cepat berbuah dan jika berbuah sangat banyak.

4.      Pepaya Arum Bogor (IPB 1)

Pepaya Arum Bogor (IPB 1)

Pepaya varietas Arum Bogor ini jika dilihat dari buah memiliki kesamaan dengan pepaya Hawaii karena sama-sama menghasilkan buah bulat yang kecil.

Pepaya Arum Bogor kini sudah dikembangkan oleh para peneliti dari Institut Pertanian Bogor (IPB). Dan dipasaran sudah dengan nama IPB1. Kelebihan dari pepaya Varietas Pepaya Arum Bogor 1 adalah daging buah berwarna kemerahan/jingga dengan rasa yang sangat manis dan kulit buah berwarna hijau sedang. Jenis ini juga memiliki waktu panen yang lebih singkat yaitu Cuma 140 hari setelah bunga mekar.

5.      Pepaya Prima Bogor ( IPB 2)

Sama halnya dengan pepaya arum bogor, pepaya prima bogor (IPB 2) juga hasil dari penelitian dari IPB. Namun jenis pepaya ini memiliki ukuran buah yang lebih besar (2,2kg) dengan daging buah merah dan buah mampu bertahan selama 1 minggu.

6. Pepaya Carisya (IPB 3)

Varietas Pepaya Carisya merupakan hasil penelitian dan pengembangan dari Prof. Dr. Ir. Sriani Sujiprihati, MS. beserta tim Pusat Kajian Hortikultura Tropika. Varietas ini telah dilepas oleh Menteri Pertanian RI pada tahun 2010.

Pepaya Carisya memiliki kelebihan daging buah tebal dengan warna merah / jingga dan rasa manis dengan kadar gula mencapai 140 brix. Untuk ukuran buah tergolong kecil yaitu bobot rata-rata 400-600 gram per buah dan bentuk yang lonjong.

7.      Pepaya Merah Delima

Jenis pepaya merah delima memiliki kesamaan dengan pepaya callina atau pepaya California dari sisi bentuk dan ukuran. Kemiripan ini membuat para petani maupun penjual mengganti nama menjadi pepaya California sehingga jenis pepaya merah delima sangat asing ditelinga.

Kelebihan dari jenis pepaya ini adalah masa panen yang cepat (7-8 bulan) dan masa produktifitas tanaman hingga 2-3 tahun.  Pepaya merah delima hanya cocok ditanam di dataran rendah (700 mdpl).

8.      Pepaya Cibinong

Jenis pepaya cibinong merupakan varietas lokal unggul yang berasal dari daerah Cibinong Jawa Barat. Uniknya jenis pepaya ini jika sudah matang kulit luar tetap berwarna hijau tua, sedangkan daging buah berwarna merah kekuningan dengan rasa manis segar.

Pepaya cibinong juga dikenal tahan lama tidak mudah busuk. Hal ini karena kulit luar keras dan kasar.

9.      Pepaya Gading

pepaya gading

Pepaya gading merupakan jenis pepaya yang cukup unik dan berbeda dengan jenis lainnya. Jika pepaya pada umumnya memiliki kulit hijau pepaya gading ini berbeda, dia memiliki warna kulit jingga saat matang. Pepaya ini juga memiliki kulit yang keras yang membuat pepaya lebih tahan lama.

5 Fakta Unik Pepaya

  • Tanaman pepaya berasal dari Meksiko dan Amerika Tengah, namun kini sudah menyebar hampir seluruh negara tropis termasu Indonesia
  • Daun dan pepaya mudah mengandung enzim Enzim inilah yang menyebabkan daging bisa empuk jika dimasak.
  • Biji pepaya bisa dimakan. Ada beberapa negara yang menggunakan biji pepaya sebagai pengganti lada hitam.
  • Daun pepaya dapat dimanfaatkan sebagai pestisida organik atau nabati yang aman bagi manusia
  • Daun pepaya bisa diolah menjadi teh dan bisa melindungi dari penyakit malaria

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here