Mengenal kelinci New Zealand, Ciri-Ciri dan Karakteristik

Kelinci New Zealand atau akrab disingkat Kelinci NZ merupakan jenis kelinci yang sangat populer untuk diternakan. Hal ini karena jenis kelinci ini bisa masuk dalam kategori kelinci hias maupun kelinci pedaging. Dikalangan kontes kelinci hias, jenis kelinci new Zealand ini sangat banyak peminatnya. Sedangkan di kelinci pedaging, jenis kelinci ini juga dikenal memiliki karkas yang cukup bayak dibandingkan jenis kelinci pedaging lainya.

Bagi peternak pemula kadang masih sedikit bingung membedakan antara kelinci new Zealand dengan jenis lainnya. Nah kali ini usahabudidaya.com akan mengulas secara detail apa itu kelinci new Zealand, ciri-ciri dan harga.

Apa itu Kelinci New Zealand

Meskipun memiliki nama New Zealand, jenis kelinci ini pertama kali diternakan di California Amerika pada abad ke-20. Jenis ini diperkirakan didatangkan dari Selandia Baru. Ada juga yang menyebutkan nenek moyang Kelinci New Zealand berasal dari Flemish Giant dan Belgian Hare.

Karakteristik Kelinci New Zealand

Sebagai salah satu ras kelinci pedaging tentu saja, NZ memiliki tubuh yang besar. Ia juga memiliki bulu lebat dengan lapisan bawahnya lembut dan tebal serta diselingi dengan bulu pelindung yang lebih keras. Ia memiliki leher yang hampir tidak terlihat dan kepala yang bulat dan lebar di atasnya.

Bentuk tubuh dan bulu ini lah yang membuat jenis kelinci NZ sangat diminati juga sebagai kelinci hias.

Baca Juga: Cara Sukses Ternak Kelinci

Jenis Kelinci New Zealand

Jenis atau varietas kelinci new Zealand menurut ARBA (American Rabbit Breeders Association) dibedakan menjadi 4 varietas bedasarkan warna bulu, yaitu hitam, broken, merah dan putih.

Kelinci New Zealand Black

Kelinci New Zealand Black

Sesuai Namanya, kelinci NZ ini memiliki warna bulu hitam. Varietas hitam ini diciptakan melalui upaya Dr. De Castro dari California. Ini dikembangkan dengan menggunakan persilangan Giant Chinchilla. Variasi Hitam adalah untuk menyamakan warna hitam legam di seluruh tubuh. Dan warna bawahnya adalah dark slate blue, dan varietas ini memiliki warna mata coklat tua.

Kelinci New Zealand Broken

Kelinci New Zealand broken

Variasi warna Broken dari kelinci NZ adalah tambahan baru-baru ini. Dan varietas ini diterima oleh American Rabbit Breeders Association pada Februari 2010.

Varietas ini mencakup warna apa pun yang dikenali dari ras dalam hubungannya dengan putih. Untuk variasi berwarna (hitam atau merah), area berwarna dari pola putus-putus harus sesuai dengan standar.

Kelinci New Zealand Red

Kelinci New Zealand Red

Varietas kelinci New Zealand Red berwarna kemerahan cerah. Namun warnanya tidak terlalu gelap sehingga menyerupai warna merah mahoni. Warnanya harus dibawa sedalam mungkin ke batang rambut dan warna perut harus serupa jika tidak memiliki warna merah yang sama dengan warna atas.

Mata varietas Merah berwarna coklat. Dan kelinci New Zealand Red sedikit lebih kecil dari varietas warna lainnya. Berat badan rata-rata mereka sekitar 3,6 kg.

Kelinci New Zealand White ( Kelinci NZW)

Kelinci New Zealand White - Kelinci NZW

Kelinci NZW adalah varietas yang paling populer. Warnanya putih bersih dan memiliki mata merah muda cerah. NZW memiliki tubuh bulat dengan wajah ramping dan berotot dengan pipi bulat. Mereka memiliki kaki belakang yang besar dan panjang dan otot dada depan yang kecil dan pendek. Telinga mereka panjang dan tegak. Berat badan rata-rata varietas putih mencapai 5 kg.

Tips Ternak Kelinci NZ

Pada dasarnya ternak kelinci NZ tidak jauh berbeda dengan jenis kelinci lainnya seperti bligon atau kelinci rex. Jika ingin membudidayakan jenis kelinci NZ yang terpenting Anda harus tau kapan kelinci siap untuk dikawinkan.

Kelinci NZ betina mulai masuk masa subur dalam waktu sekitar delapan minggu. Waktu yang aman untuk dikembangbiakan pada usia 16 -17 minggu. Hal ini karena jika berkembang biak saat kelinci masih muda bisa menyebabkan kematian. Masa gestasi (periode waktu antara pembuahan hingga persalinan) berkisar antara 28 hingga 35 hari.

Umur rata-rata kelinci New Zealand adalah sekitar 5-8 tahun. Tetapi ini dapat bervariasi tergantung pada banyak kondisi seperti pola makan, perumahan dan perawatan kesehatan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here