Tips Membuat Pakan Lele Alternatif

pakan lele alternatif

Usahabudidaya.com Lele merupakan salah satu jenis ikan konsumsi paling laris di pasaran. Bahkan beberapa negara juga memiliki permintaan tinggi terhadap lele dari Indonesia. budiaya lele pun terbilang mudah karena dari segi pakannya sangat terjangkau. Bahkan jika biaya operasional tidak mencukupi dalam menyediakan pakan utama, anda pun bisa membuat pakan lele alternatif. Pakan lele alternatif ini bisa berasal dari berbagai macam sumber. Yang terpenting adalah memiliki kandungan protein yang cukup tinggi sehingga pertumbuhan lele bisa maksimal.

Lele pada dasarnya merupakan ikan karnivora. Oleh sebab itu pakan alternatifnya menggunakan sumber-sumber daging. Sepert unggas, keong, sampai ikan rucah. Mengolah pakan satu ini pun amat mudah. bahkan dengan pakan tersebut, biaya operasionalnya menjadi lebih terpangkas dan membuat produksi lebih hemat. Laba yang dihasilkan pun makin optimal karena pertumbuhan lele pun tidak terganggu. Berikut cara selengkapnya dalam membuat pakan lele alternatif.

Cara Membuat Pakan Lele Alternatif

  1. Dari limbah peternakan unggas

Limbah peternakan unggas seperti ayam, bebek dll. Limbah yang bisa dimanfaatkan untuk pakan lele berupa unggas yang mati dalam jumlah kontinyu. Lele pada dasarnya merupakan karnivora sehingga bangkai unggas pun cocok sebagai pakan mereka. Bangkai unggas mesti dibersihkan dari bulunya dengan direbus. Selain itu perebusan juga bermanfaat agar bibit penyakit dalam bangkai hilang. Proses perebusan bisa menggunakan drum besar agar lebih efisien. Diamkan rebusan daging sampai dingin kemudian berikan pada ikan pada hari yang sama. Gantung atau celupkan pakan dalam kolam dan angkat kerangka unggas yang tersisa.

  1. Dari bekicot atau keong mas

Menggunakan bekicot atau keong mas cocok dilakukan jika lokasi anda berdekatan dengan persawahan atau ada di area pedesaan. Keong sebaiknya direbus terlebih dulu selama beberapa menit. Tujuannya agar cangkangnya mudah terlepas. Cungkil daging menggunakan garpu kemudian cincang kecil-kecil. Setelah itu daging keong dan bekicot sudah siap dijadikan untuk pakan lele.

  1. Dari ikan rucah

Jika lokasi peternakan dekat dengan pelelangan ikan, pakan lele pun bisa anda dapatkan dari ikan sisa tangkapan atau yang disebut ikan rucah. Jenis ikan ini berukuran kecil dan umumnya tidak banyak yang suka mengonsumsinya. Jenis ikan ini mengandung protein tinggi dengan tulang dan duri yang tidak banyak. Tidak perlu pengolahan terlebih dulu untuk pakan lele. Anda bisa langsung mencincang dan memberikannya pada lele. Jika dirasa terlalu banyak duri, anda bisa merebus ikan terlebih dulu.

  1. Dari maggot/belatung

Belatung bisa didapatkan dari lalat berjenis black soldier fly. Kandungan protein kasarnya sampai 40% sehingga cocok untuk pakan tambahan lele. Anda bisa membiakan belatung menggunakan ember besar. Sediakan ember, ampas tahu, sisa ikan asin dan daun pisang. Masukan ampas tahu ke dalam ember kemudian tambahkan air bersih secukupnya. Aduk merata dan masukan ikan asin. Tutup permukaannya dengan daun pisang agar lalat bisa bertelur. Tempatkan ember di area teduh. Pakan lele sudah siap dalam waktu 3 minggu. Selain untuk pakain lele maggot juga sangat bagus digunakan untuk pakan alternatif ayam.

Demikian beberapa cara dan bahan baku membuat pakan lele alternatif yang bisa anda coba untuk menekan biaya dalam budidaya lele. Semoga bermanfaat, salam budidaya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here